7 Kebiasaan Buruk dalam Menulis Artikel Sebabkan Blog Ditinggalkan Pembaca

7 Kebiasaan Buruk dalam Menulis Artikel Sebabkan Blog Ditinggalkan Pembaca

10/01/2023 General 0
cara-menghilangkan-rasa-malas-saat-menulis copy

Sebenarnya penulis tidaklah fluent dalam berbahasa inggris, baik itu secara lisan ataupun tulisan. Tapi admin belajar menulis, bahkan sejak kecil lagi. 7 Kebiasaan Buruk dalam Menulis Artikel yang Menyebabkan Blog Ditinggalkan Pembaca.

7 Kebiasaan Buruk dalam Menulis Artikel Sebabkan Blog Ditinggalkan Pembaca

Blogging Tips – Bagi para blogger, blog yang sepi pengunjung adalah sebuah mimpi buruk yang nggak ingin dialami. Membaca judul di atas pasti sudah bisa membayangkan kira-kira isi artikelnya gimana. Pastinya sudah banyak artikel serupa yang membahas topik ini.

Tapi meski judulnya mirip-mirip dengan yang lain, saya akan mencoba menulisnya dari sisi yang berbeda berdasarkan pengalaman pribadi selama ngeblog.

Sudah ngeblog berapa lama? Ya, tanpa terasa blog ruangshare ini sudah berjalan hampir 2 tahun.

Dari awalnya pakai domain gratisan mindaart.wordpress.com kemudian upgrade ke yang berbayar menjadi Minda Art.pro. Traffic Blog dan jumlah pengunjungnya pun semakin meningkat sangat signifikan.

Blog yang awalnya hanya sekedar iseng untuk menyalurkan hobi menulis, lama-lama membuat saya seperti addict untuk terus menulis dan berbagi informasi buat para follower ataupun mereka yang hanya sekedar singgah (blogwalking).

Materi artikelnya pun sengaja saya buat seringan mungkin yang sekiranya dibutuhkan oleh banyak orang dengan beberapa kategori seperti Ruang Usaha, Ruang Finansial dan Ruang Publik yang materinya lebih bersifat umum agar bisa lebih kaya informasi.

Meskipun suatu blog itu masih aktif dan mempunyai banyak pengikut, lambat laun bisa saja ditinggalkan oleh pembacanya.

Agar blog bisa bertahan lama dan tetap menarik tetap dibaca dan diketemukan orang, sebaiknya hindari kebiasaan buruk seperti berikut ini :

1. Semangat Menulis Angin-anginan – Moody

Tidak bisa dipungkiri, moody atau susana hati bisa mempengaruhi ide dalam menulis. Mood menulis adalah musuh besar para blogger. Jika mood sedang baik, kita bisa sangat produktif sekali menulis. Dalam sehari mungkin kita bisa saja menulis 3-5 artikel bahkan lebih.

Namun sebaliknya jika kehilangan mood menulis, satu artikel pun akan terasa sangat berat. Jaga mood menulis agar artikel di blog kita tetap semangat untuk update secara kontinyu.

2. Jadwalkan dan Prioritaskan!

Solusi yang sering ditempuh oleh para blogger untuk mengatasi rasa moody ini adalah dengan menggunakan jasa penulis lepas (freelancer) untuk membantu menulis artikel dengan bayaran tertentu sesuai dengan topik yang diinginkan.

Nah bila terasa berat untuk mengeluarkan budget buat penulis artikel, ‘apdet’lah artikel website atau blog sendiri

3. Asal-asalan dalam Menulis Materi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *