6 Kebiasaan Buruk dalam Menulis Artikel Sebabkan Blog Ditinggalkan Pembaca

Photography Video Production

6 Kebiasaan Buruk dalam Menulis Artikel Sebabkan Blog Ditinggalkan Pembaca

31/03/2019 General 0

Sebenarnya saya bukanlah pandai bahasa inggris, tapi saya suka menulis, bahkan sejak kecil lagi.

6 Kebiasaan Buruk dalam Menulis Artikel Sebabkan Blog Ditinggalkan Pembaca

Blogging Tips – Bagi para blogger, blog yang sepi pengunjung adalah sebuah mimpi buruk yang nggak ingin dialami. Membaca judul di atas pasti sudah bisa membayangkan kira-kira isi artikelnya gimana. Pastinya sudah banyak artikel serupa yang membahas topik ini. Tapi meski judulnya mirip-mirip dengan yang lain, saya akan mencoba menulisnya dari sisi yang berbeda berdasarkan pengalaman pribadi selama ngeblog.

Sudah ngeblog berapa lama? Ya, tanpa terasa blog ruangshare ini sudah berjalan hampir 2 tahun. Dari awalnya pakai domain gratisan ruangshare.wordpress.com kemudian upgrade ke yang berbayar menjadi ruangshare.com. Traffic Blog dan jumlah pengunjungnya pun semakin meningkat sangat signifikan.

Blog yang awalnya hanya sekedar iseng untuk menyalurkan hobi menulis, lama-lama membuat saya seperti addict untuk terus menulis dan berbagi informasi buat para follower ataupun mereka yang hanya sekedar singgah (blogwalking). Materi artikelnya pun sengaja saya buat seringan mungkin yang sekiranya dibutuhkan oleh banyak orang dengan beberapa kategori seperti Ruang Usaha, Ruang Finansial dan Ruang Publik yang materinya lebih bersifat umum agar bisa lebih kaya informasi. Meskipun suatu blog itu masih aktif dan mempunyai banyak pengikut, lambat laun bisa saja ditinggalkan oleh pembacanya.

Agar blog bisa bertahan lama dan tetap menarik tetap dibaca dan diketemukan orang, sebaiknya hindari kebiasaan buruk seperti berikut ini :

1. Semangat Menulis Angin-anginan – Moody

Tidak bisa dipungkiri, moody atau susana hati bisa mempengaruhi ide dalam menulis. Mood menulis adalah musuh besar para blogger. Jika mood sedang baik, kita bisa sangat produktif sekali menulis. Dalam sehari mungkin kita bisa saja menulis 3-5 artikel bahkan lebih. Namun sebaliknya jika kehilangan mood menulis, satu artikel pun akan terasa sangat berat. Jaga mood menulis agar artikel di blog kita tetap semangat untuk update secara kontinyu. Jadwalkan dan Prioritaskan! Solusi yang sering ditempuh oleh para blogger untuk mengatasi rasa moody ini adalah dengan menggunakan jasa penulis lepas (freelancer) untuk membantu menulis artikel dengan bayaran tertentu sesuai dengan topik yang diinginkan. Nah bila terasa berat untuk mengeluarkan budget buat penulis artikel, ‘apdet’lah artikel website atau blog sendiri

2. Asal-asalan dalam Menulis Materi Artikel

Ketika seseorang mengklik blog anda di search engine, tentu dia berharap mendapat informasi yang dibutuhkan. Karenanya jangan asal menulis artikel tanpa kita tahu isi materinya. Terlebih dengan menulis judul yang terlalu berlebihan hanya sekedar mengundang rasa penasaran. Artikel yang baik adalah yang berdasarkan pengalaman pribadi, observasi atau penelitian, atau sumber lain yang bisa dipertanggungjawabkan. Artikel yang sering dicari biasanya seputar Tips dan Trik tentang masalah tertentu.

3. Topik Berulang-ulang Sama Persis atau Mirip

Pada saat kita memposting sebuah artikel, ternyata artikel tersebut disukai oleh banyak orang dan mendatangkan banyak trafik, kita akan cenderung tertarik menulis topik yang sama di kemudian hari. Bagi para blogger, trafik memang segalanya. Trafik yang tinggi membuat blog kita menjadi viral dan semakin dikenal dan bisa mendatangkan iklan. Namun jika hal tersebut (spamming dan semacamnya) terlalu sering kita lakukan, maka pada akhirnya akan membuat bosan para readers karena materinya monoton hanya itu-itu saja.

4. Pure Plagiarism Copas Artikel

Gak salah membaca artikel orang lain, tapi jangan coba-coba copas artikel weblog orang lain. Dalam dunia blogging hal-hal yang berbau plagiat seperti ini terlarang. Jika blog sering berisi materi-materi hasil copy paste dari blog lain, maka bersiap-siaplah untuk ditinggalkan oleh para pembaca. Bahkan kemungkinan terburuknya blog kita bisa di banned atau menghadapi gugatan hukum jikalau berkaitan dengan hal-hal yang melanggar hak cipta.

5. Anti Haters

Kadang ada pembaca menanggapi tulisan kita dengan kalimat negatif atau spamming link-link vulgar di kolom komentar. Sebaiknya kita tidak perlu terlalu strik dan anti haters dengan menanggapinya terlalu secara negatif pula. Tetap balaslah komentar tersebut dengan santun, jangan terpancing emosi dengan komentar negatif pembaca. Sisi baiknya, mereka yang berkomentar berarti telah membaca dan menaruh perhatian lebih pada tulisan kita.

6. Enggan Blogwalking

Selain mengisi blog dengan artikel-artikel baru dan fresh, postinglah di laman sosial media, cara lain yang cukup efektif untuk mengundang orang membaca blog kita adalah dengan melakukan blogwalking. Yaitu dengan berkunjung ke blog lain dan berinteraksi dengan pemilik atau pengunjung blog tersebut. Boleh dengan menulis komentar, memfollow akun sosmednya, atau me-like  berkomentar atau men-share linknya jika ada artikel menarik. Aktivitas tersebut biasanya cepat atau lambat akan terbaca oleh pemilik blog dan kalau penulis blognya bagus mereka akan menyambangi balik blog kita. Jadi jangan malas untuk blogwalking, perlu sesekali untuk melakukan agar blog kita, agar semakin dikenal pembaca dan berkungjung kembali, semakin dikenal dan mendatangkan pengunjung baru.

Beberapa kebiasaan tadi cukup berpengaruh terhadap eksistensi blog website kita, supaya tidak ditinggalkan orang. Jadilah blog sepi kayak kuburan. Emangnya serem sekali. Hal ini mungkin terlihat sepele atau simpel tapi sangat penting kita pahami, khususnya bagi para blogger pemula seperti saya.

Jadi kesimpulannya:

  1. Teruslah konsisten ngeblog
  2. Teruslah belajar, perlu adanya mentor pembimbing

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *