Kerja Keras atau Kerja Cerdas

You're The Star!

Kerja Keras atau Kerja Cerdas

30/05/2013 General 0
 imagesAdakalanya perlu kerja cerdas, ada waktunya perlu kerja keras. Kedua-duanya diperlukan di saat yang tepat. Kerja keras saja tanpa kerja cerdas akan banyak membuang tenaga. Kerja cerdas saja tanpa kerja cerdas adalah hal yang sia-sia.

Pilih bekerja sepanjang hidup atau kerja sedikit dalam hidup. Kerja keras sepanjang hidup tidak selamanya akan berjalan mulus. Sebab sakit bisa datang tiba-tiba apalagi sakit yang mengakibatkan sakit permanen artinya kita tidak bisa lagi kerja untuk selama-lamanya. Sakit yang tergolong seperti ini adalah sakit stroke, dan cacat tetap total karena kecelakaan.

Ada pula keluarga lain kena musibah yang membuat kita terpaksa meniggalkan pekerjaan kita. Perencanaan keuangan jangka panjang, dan manajemen pengalihan biaya waktu sakit berupa asuransi, dan jaminan penghasilan waktu sakit juga baik sakit yang bersifat sementara atau permanen ada juga di asuransi terkait unitlink/reksadana, merupakan hal mutlak yang diperlukan. Sayangnya tidak banyak yang menyadari akan pentingnya hal ini.

1416489586963606334Jadilah orang miskin tetap miskin, padahal mereka belanja seperti orang kaya. Sebenarnya tidaklah terlalu miskin tatapi karena cara berfikir dan bertindak kurang perhitungan, jadilah miskin selamanya. Orang seperti ini kalau mendapat duit yang banyak pun akan tetap miskin, gara-gara sikap dan tindakannya yang keliru. Beda dengan orang yang cara berfikir dan bertindak selayaknya sebagai orang kaya. Walaupun dia dalam keadaan miskin, atau miskin sementara karena mengalami kebangkrutan, percayalah orang seperti ini akan segera bangkit untuk menjadi orang yang kaya. Orang seperti ini kalau dapat uang sedikit pun akan terus mengembangkannya sehingga lambat atau cepat dia akan menjadi kaya raya.

BACA :   Berhenti Meratapi Nasib Buruk, Ubah MindSet Lakukan 2 Hal Ini Untuk Mengubah Takdir Anda