Pria 73 Tahun Asal Luwuk Nikahi Gadis 18 Tahun

Photography Video Production

Pria 73 Tahun Asal Luwuk Nikahi Gadis 18 Tahun

12/10/2019 Motivasi 0
Pria 73 tahun Nikahi Gadis 18 Tahun
Spread the love
Share Button

Pria 73 Tahun Asal Luwuk Nikahi Gadis 18 Tahun

GORONTALO, Isi hati siapa tahu. Kalau sudah terlanjur cinta, rasanya batas sekuat apapun, dengan sendirinya luruh, tak mempedulikan lagi apa kata orang.

Umur bukan lagi jadi penghalang buat mereka yang sedang dilanda cinta, hal itu terjadi pada pasangan Ali (73) dengan Faradila Ismail (18).

Meski terpaut usia yang sangat jauh, tak jadi penghalang buat keduanya untuk bisa hidup bersama dalam satu ikatan suami istri, aslinya seperti kakek dan cucu.

Ali (73) seorang duda dengan 4 orang anak asal Kec. Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, hanya butuh waktu kurang sebulan untuk meyakinkan Faradila, gadis cantik anak pasangan Ferawati Babunga (35) dan Irfan Ismail (45), yang baru lulus dari salah satu SMA di Marisa.

Rumah Tangga Tidak Akan Bahagia Jika Orang Tua Terlalu Ikut Campur

Pasangan Bahagia Justru Nggak Suka Pamer Kemesraan di Sosmed

Kemudia keduanya memutuskan untuk menikah, setelah mengantongi restu dari kedua orang tua gadis yang berada di Desa Paseda, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Pria 73 tahun Nikahi Gadis 18 Tahun “Mereka sudah saling mencintai. Kami sebagai orang tua tak bisa berbuat apa-apa. Kami juga sudah mengenal Ali. Dia orang yang baik,” ungkap Ferawati saat ditemui di kediamannya, Kamis (10/10/2019).

“Alhamdulillah, meski banyak dari pihak keluarga yang tidak merestui, namun prosesi pernikahan dilangsungkan di Kecamatan Paguat, dan berjalan lancar,” tambahnya lagi.

Rumah Tangga Tidak Akan Bahagia Jika Orang Tua Terlalu Ikut Campur

Pasangan Bahagia Justru Nggak Suka Pamer Kemesraan di Sosmed

Menurut Ferawati, dia dan suami tidak keberatan jika putri sulungnya dinikahi oleh pria yang berasal dari luar daerah.

BACA :   Kerja Gak Kelar Gaji Minta Besar Apa Wajar?

“Biarlah apa kata orang di luar sana. Kami sebagai orang tua tak mempermasalahkan anak kami menikah dengan Ali. Kami merestuinya, karena mereka saling mencintai,” kata Ferawati.

“Dalam waktu dekat, kami sekeluarga akan diajak Ali untuk bersilaturahmi ke keluarga yang ada di Sulteng,” sambungnya lagi.
Saat ini, Ali dan Faradila tengah menikmati masa-masa indah di awal pernikahan mereka di rumah keluarga di Pohuwato, dan masih belum dapat ditemui. (WN/Lan)

Comments

comments

Share Button

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *