Spek Komputer Editing Video Core i5 atau i7?

You're The Star!

Spek Komputer Editing Video Core i5 atau i7?

28/03/2017 General 0

Banyak sekali para videographer yang mengeluh, mengingat kerja komputer yang Anda gunakan untuk post-production tak secepat yang biasanya begitu juga kualitas gambar yang dihasilkan tidak maksimal.

Berikut tips memilih Spek Komputer Editing Video bagi seorang videographer sebelum salah beli atau merakit komputer, hindari penyesalan seperti yang saya rasakan. Ada 5 pertanyaan yang harus dijawab sebelum Anda memutuskan membeli atau merakit komputer untuk video editing, pertanyaan itu adalah

  1. Mau Menggunakan PC atau Mac?
  2. Sepek Minimal Yang dibutuhkan
  3. Budget
  4. Memilih Software Editing
  5. Membagi Video [distribute]

1. Mau Pakai PC atau Mac?
Perdebatan soal memilih PC atau Mac hingga kini masih menjadi pertimbangan utama, apalagi di Indonesia yang sejak awal komputer masuk yang kita kenal kebanyakan adalah PC bukan Mac. Baru setelah era 2003-an Mac mulai banyak dikenal oleh masyarakat awam, atau jangan-jangan Anda yang telah menekuni dunia videografi seperti video syuting tak mengenali apa itu Mac.

Selama ini berdasarkan pengalaman sebaiknya mulai sekarang untuk menekuni videografi gunakan Mac, pengalaman menunjukan baru Mac yang cara baca file video dan grafik itu benar [real time]. Ada banyak pilihan Mac mulai dari 21” hingga 24” dengan kisaran harga antara 13 juta – 20 juta. Spek didalamnya gunakan minimal Pentium core i5 dengan RAM minimal 4G atau i7 RAM dengan 16 GB untuk HDD minimal 1 Terra atau 2 Terra serta Graphic Card minimal 1G.

2. Perhatikan Spek
Di poin 1 sudah disebutkan mengenai sedikit spek komputer. Yang berikutnya ada 5 faktor hardware yang penting untuk Anda perhatikan pada saat merakit komputer untuk video editing. 5 faktor itu antara lain: Power  Supply CPU, RAM memori, hard drive / hard disk, VGA/kartu grafis, dan monitor.

BACA :   Kisah Pilu Mbah Sarmadi, Sering Tak Makan dan Terpaksa Jadi Pengamen

hao123-comPower Supply atau CPU adalah kekuatan otak komputer itu sendiri, gunakan generasi Pentium i7/i5 sebagai processornya. Hal ini karena perkembangan teknologi software yang berkembang semakin baik diikuti perkembangan teknologi video yang makin canggih juga.

Jadi sebaiknya pakai yang core i7 walaupun seken, setidaknya minimal Core i5.

Mengingat perkembangan teknologi kamera Spek  untuk RAM sebaiknya minimal 8G ini karena sebenarnya proses editing video itu memerlukan kerja ekstra bagi komputer tersebut. Hard disk juga menjadi hal yang utama, minimal Anda memiliki hard disk internal 2 TB dan 1 TB lagi eksternal hard disk. Kartu grafis (VGA Card) menjadi penting karena ini akan membantu proses render pada saat finalisasi editing video dilaksanakan, minimal kartu grafis juga mendukung 3D serta telah memiliki fitur HD [High Definition] dengan kecepatan memori 1 G minimal. Yang terakhir adalah monitor, disarankan sebaiknya monitor juga harus besar minimal 22” disamping itu Anda juga harus memiliki monitor review minimal 1 jadi 2 monitor yang setara.

3. Proses pemindahan data [capture]
Sekarang ini proses pemindahan data video dari kamera cukup hanya dengan mengcopy paste. Sebelumnya diperlukan kartu [capture card] untuk memindahkan data / mentrasnfer data video ke komputer, minimal adalah fire wire meskipun banyak merk yang mengeluarkan seperti Pinnacle, Avid, Edius dll. Intinya pemindahan data video ke komputer diusahakn real time agar hasilnya maksimal.

Teknologi sekarang memudahkan para videographer dalam mentrasfer data video ke komputer, hal ini karena sekarang telah banyak camcorder / kamera yang sudah memiliki spek Internal Memori dalam bentuk data digital. Di sinilah pula tantangan baru. Ternyata format frame video saat ini HD & FUll HD, sudah keluar format 4K, dan mau 8 K. Tidak seperti era kaset mini DV atau Betacam, video dengan format file .avi, durasi 1 jam, running di komputer Pentium II dan IV. Jauh beda sekarang jadi, kalau mau beli komputer jangan tanggung-tanggung. Disarankan Minimal Core i7 (seri 1 level dibawah yg terbaru), RAM 32 GB, 256 GB SSD, HDD 2 TB internal, External 1 TB. VGA Card 2 GB. Monitor 2 bh 24 inci. Memilih komputer editing tidak kalah penting dari Camera dan aksesorisnya. Ini pandangan dan pengalaman pribadi penulis. Kalau kamera dan perlengkapannya yang mahal-mahal itu sesekali digunakan, sedangkan komputer Editing setiap hari, makanya harus yang memadai dan menyenangkan. Menyesal dulu penulis memilih membeli aksesoris yang tidak begitu diperlukan. Bahkan 1 tahun sekali tidak. seperti Portajib. Justru komputer editing dengan speknya yang rendah membuat jantungan saat mengerjakan editing post pro, karena lelet, dan lama. Sering trouble, not responding, mouse saja hang. Semua masalah itu berkurang setelah membeli spek komputer video editing dengan budget sekitar 15 jtan Core i7.

BACA :   Rekomendasi Laptop Editing Video Murah 2020 - Minda Art Pro

4. Software Video Editing Terbaik
Menurut Penulis, pelajarilah Software video editing itu yang dipakai standard TV-TV Nasional, kebanyakannya Final Cut Pro (FCP running di Mac), Adobe Premiere untuk timeline editing, After Effect untuk pembuatan Bumper animasi dan efek FX lainnya. Tanpa meremehkan beberapa Aplikasi Editing Video, Editing lainnya. yang berguna sesuai spek, skill dan budget yang dimiliki editor.

Hal paling penting pada saat Anda akan melakukan edit video, penguasaan software adalah faktor utama bila Anda menginginkan kualitas video yang baik.

Terbagi menjadi 2 dalam pemilihan soft ware editing yakni:

  1. kelas pemula [beginner] dan kelas professional. Untuk kelas pemula pilihannya mungkin ini: Adobe’s Premiere Elements ($100), Nero’s Multimedia Suite ($130), Cyberlink’s PowerDirector ($70-$100) Sony’s Vegas Studio ($95), Corel VideoStudio Pro X4 Introductory Editing Software ($80), MAGIX Movie Edit Pro 17 Plus ($100) or Pinnacle System’s Studio Collection ($130) atau soft ware bawaan dari OS [Operation system].
  2. Sedangkan untuk kelas pro (professional) Adobe Creative Suite, Production Premium ($1,699), Avid Media Composer ($2,495), Sony Vegas Pro 10 ($600) and Apple Final Cut X ($300).
BACA :   Antara Politisi dan Korupsi

6. Distribusi hasil akhir video
Pendistribusian hasil akhir video menentukan juga, editing sebagus apapun bila salah dalam mengeksport/distribute maka hsailnya juga tidak maksimal.

Intinya sesuaikan dengan keperluan yang Anda inginkan. Mengingat jaman sekarang semua produk video sudah banyak menggunakan teknologi HD maka pun Anda harus menyesuaikan, paling sederhana adalah diekspor ke DVD maka Anda memerlukan DVD burner. Mengingat teknlogi HD hanya bisa digunakan dengan Blue Ray maka Anda harus melengkapi High Definition Blu-Ray burner. Atau solusi lainnya …. di kirim dalam bentuk data dalam HDD, FlashDisk, ataupun Burn File dalam kepingan DVD itu sendiri.

Bila Anda ingin berbagi lewat HP Android, YouTube atau file yang lebih kecil dan berkualitas maka diperlukan converter misalnya ArcSoft’s Media Converter 7.5, Procoder Edius dapat Anda gunakan.

 

Apa komentar Anda?

Chat dengan kami
1
Butuh Bantuan?
Hi Hello kami dari Minda Art
Apa yang bisa kami bantu?