Tutorial After Effects : Cara Membuat Video Slow Motion

You're The Star!

Tutorial After Effects : Cara Membuat Video Slow Motion

19/06/2020 General 0

TUTORIAL AFTER EFFECTS : CARA MEMBUAT VIDEO SLOW MOTION

Salah satu efek paling sering digunakan dalam film Action adalah slow motion.

Slow motion adalah teknik perlambatan waktu video, yang membuat gerakan di dalam video, terlihat bergerak lebih lambat (slow).

Pembuatan slow motion di After Effect tidak hanya bisa dilakukan oleh orang-orang professional, kita juga bisa. Bagaimana caranya?

Baca Juga: Tutorial After Effect: Membuat Animasi dan Kartun Sederhana

Sebelum kita mulai, mari kita siapkan terlebih dahulu:

  1. Kamera, Minimal: Kamera Pocket Digital atau SmartPhone  dengan kemampuan rekam video 30 – 60 fps. Recommended: DSLR (Nikon/Canon) dengan kemampuan rekam video 30 – 60 fps, untuk mengganti setting shutter speed dalam merekam video.
  2. Komputer dengan spesifikasi yang mumpuni untuk menjalankan dan rendering di After Effects. Sangat direkomendasikan untuk gunakan After Effect CC 2014 ke atas.
  3. Plugin Twixtor, satu plugin after effects. Dengan plug in ini nantinya kita melambatkan gerakan video secara smooth. Install Plug in, dan nanti akan muncul di dalam after effects (kalau sukses tidak ada hambatan)

Kemudian kita mulai dengan langkah awal dari tutorial after effect cara membuat slow motion ini.

  1. Merekam Video yang tepat dan berkualitas, atur fps kalau bisa paling tinggi yang ada di kamera atau ponsel smartphone. Kalau bisa fps di atas 30 fps, misal 50 fps, 60 fps atau bahkan kalau ada 120 fps ke atas lebih bagus.
  2. Siapkan kamera, mulailah shoot aksi gerakan keren-keren dengan cepat, untuk nanti dijadikan slow motion.

Perhatikan hal-hal berikut ini sebelum merekam:

Settingan Fps (Frames per second) Kamera atau SmartPhone

Ini sangat penting untuk membuat slow motion yang bagus, agar tidak patah-patah / sendat. Anda bisa menggunakan setting dari 30 fps hingga 60 fps. Semakin tinggi fps, semakin bagus video diperlambat, semakin detail slow motion yang bisa dihasilkan.

BACA :   Arti Definisi atau Pengertian Minda serta Asal Usul Brand Perusahaan

Shutter Speed:

Kalau anda menggunakan DSLR, ini adalah setting yang sangat penting sekali. Kita harus mengatur speed / kecepatan Shutter Speed kamera agar bisa mengambil gambar gerak cepat, dan jika diperlambat tetap smooth dan bagus. Kalau kita atur terlalu rendah shutter speed, akan ada blur pada gerakan yang cepat. Jadi gvideo slow motion akan muncul bayangan, yang membuatnya malah jadi jelek dan tidak enak dilihat, kecuali kalau ingin membuat foto dengan effek shutter speed super rendah.

Untuk kamera video dengan fps 30 fps, atur shutter speednya ke 1/60. Sedangkan 60fps, cari menu shutter speed 1/120. Anda seharusnya sudah bisa / familiar untuk atur sendiri shutter speed kamera anda. Semakin tinggi shutter speed, semakin gelap rendah cahaya yang ditangkap kamera. Hal itu tidak masalah, Ini bisa diakali dengan menaikkan ISO kamera, atau menambah lighting kalau ada dan diperlukan, walaupun beresiko menghasilkan video yang terlalu noise. Ini bisa diakali juga, sebaiknya jangan di dalam ruangan.

Jika anda menggunakan kamera selain tipe DSLR, anda tidak perlu khawatir. Masih bisa, walaupun kita harus mengakalinya sedikit nantinya.

Resolusi Video

Disarankan Gunakan resolusi 1080p atau minimal 720p untuk hasilkan gambar yang lebih jernih.

Gunakan Tripod Sebagai Penstabil Kamera/SmartPhone

Gambar yang stabil akan lebih mudah diedit nantinya. Dan juga akan lebih bagus hasilnya nanti

Mulailah merekam! Rekamlah gerakan-gerakan yang tidak terlalu rumit tapi unik. Agar video yang akan kita hasilkan nanti punya nilai serta daya tarik tersendiri.

2. Memasukkan Video ke After Effect

Dalam pembahasan tutorial kali ini, saya akan menggunakan video hasil rekaman teman saya, Febrian Ammar dari Trans Studio Bandung menjelang tahun baru lalu.

Jalankan After Effect anda, buka Composition > New Composition. Buat komposisi baru.

Atur resolusi (height dan width) sesuai dengan resolusi video yang akan anda masukkan. Untuk frame rate, cukup 24 saja agar telihat lebih cinematik. Atur durasi komposisi sesuai dengan panjang video yang telah direkam.

BACA :   Paket Wedding Video Cinema atau Dokumentasi

Klik OK.

Di komposisi baru, anda bisa lihat tab komposisi baru dan preview untuk komposisi.

Mari kita masukkan hasil rekaman kita tadi. Pilih hasil rekaman terbaik. Sekarang buka File > Import > File… atau tekan tombol ctrl + i di keyboard. Bisa juga seret dan tempel file anda ke tab Project.

Selesai di impor, seret dan tempel lagi file anda dari bagian Project ke dalam tab komposisi di bawah.

Lalu mari kita mulai ke babak selanjutnya:

3. Memperlambat gerakan dengan Twixtor

Saatnya membuat slow-motion!

Sebelumnya kita telah mendownload menginstall Twixtor. Ketik “Twixtor” di kolom pencarian Effects and Presets.

Di hasil pencarian, pilih “Twixtor”.

Seret dan tempel ke video kita di tab komposisi. Akan muncul setting baru di tab Effects Control.

Di tab komposisi, ada garis penunjuk berwarna merah(current time indicator) di timeline video. Geser ke awal momen aksi yang ingin anda perlambat di dalam video.

Sudah menemukan titik awal momen yang bagus? Mari beralih ke tab effects control. Berikut setting Twixtor yang perlu kita ubah:

Input Frame Rate: 29,970 untuk rekaman 30fps dan 59,94 untuk 60 fps
Motion Sensitivity: 100
Frame Interp: Motion Weighted Blend
Smart Blend: Centang
Motion Blur Compensation: 1,20(bisa coba-coba sendiri)
Selanjutnya kita atur awal slow motion video. Nantinya, kecepatan(speed) video akan turun perlahan-lahan dari kecepatan normal ke speed yang sangat rendah, menciptakan efek slow motion yang halus.

Karena kita tadi sudah menggeser current time indicator, kita tinggal klik tombol jam kecil(keyframe) di bagian “speed” di setting Twixtor.

momen yang paling tepat saya adalah ini,

Turunkan “speed” hingga 10%, sesaat setelah keyframe pertama yang kita buat(beri jarak paling tidak 1-2 detik saja). Anda juga bisa utak-atik sendiri berapa kecepatan slow motion-nya. Semakin tinggi Fps yang direkam, semakin bisa dilambatkan lebih lambat lagi.

BACA :   Cheapest Rent Car in Bali

Coba jalankan preview hasil pelambatan video anda. Klik tombol “RAM Preview” di tab Preview. After Effect akan secara otomatis me-render preview video anda. Tunggu hingga proses render preview selesai.

Cepat-lambatnya render, sangat dipengaruhi oleh spesifikasi komputer anda. Selesai render, preview video akan berputar dengan sendirinya.

Mulai dari point ini, anda bisa utak-atik video anda sepuasnya. Tambahkan efek, warna, tulisan dsb. Semua terserah keinginan anda. Ada masalah dengan step-by-step yang telah kita lalui? Tinggalkan komentar di bawah, ya!

4. Mengeskpor hasil editan mejadi Video

Puas dengan mengedit video anda? Sekarang saatnya mengubah hasil pekerjaan kita menjadi sebuah Video matang yang siap dinikmati sambil minum kopi.

Buka Composition > Add to Render Queue. Tab “Render Queue” akan terbuka di samping tab komposisi anda.

Klik “Lossless” di bagian Output Module untuk mengganti format video. Jendela baru akan muncul.

Pilih format Render Video anda. Gunakan H.264(MP4) untuk kualitas terbaik dengan ukuran file yang tidak begitu besar. Jika video anda bersuara, jangan lupa centang “Audio Output” di dasar jendela. Klik OK, jika anda sudah benar-benar yakin.

Selanjutnya klik “Output to” untuk menentukan lokasi di mana anda akan menyimpan video hasil editan anda. Anda juga bisa mengatur nama file video.

Selesai? Klik tombol Render di ujung kanan atas tab. Proses rendering segera dimulai!

CLING! Tiba-tiba muncullah suara dari aplikasi. Artinya menandakan proses rendering telah berakhir. Begitu pula Tutorial After Effect ini.

Berikut ini hasil dari video slow motion:

Terima kasih banyak buat anda para pembaca yang telah membaca tutorial ini dari awal sampai akhir.

TUTORIAL AFTER EFFECTS : CARA MEMBUAT VIDEO SLOW MOTION

 

Apa komentar Anda?

Chat dengan kami
1
Butuh Bantuan?
Hi Hello kami dari Minda Art
Apa yang bisa kami bantu?