Batasan Konten Dewasa yang Dilarang Google Adsense

Photography Video Production

Batasan Konten Dewasa yang Dilarang Google Adsense

19/12/2016 General 2
Seperti kita tahu, Google Adsense tidak mengijinkan iklan mereka ditayangkan pada situs atau blog yang berisi konten dewasa, dan hal ini termasuk hal yang tidak boleh dilakukan publisher Adsense.
Namun, apakah Anda tahu secara pasti apa yang dimaksud ‘konten dewasa’ di mata Adsense?
Hal ini cukup penting, karena salah-salah akun Adsense Anda dibanned lantaran Anda memasangnya pada situs atau blog yang menurut Anda bukan termasuk ‘konten dewasa’, namun ternyata tidak demikian di mata Google.

kriteria konten dewasa di mata Google Asense

Jelas, gambar atau foto yang secara eksplisit disebut sebagai pornografi mudah sekali dikenali dan dihindari. Namun, seringkali penayang Adsense tidak menyadari bahwa konten-konten yang ‘lebih halus’, yang sebenarnya hanya cocok atau lebih ditujukan kepada orang dewasa, juga bisa dikategorikan sebagai ‘konten dewasa’ oleh Google.
Termasuk di dalamnya (tapi tidak terbatas), gambar ‘mainan orang dewasa’, foto-foto dengan pakaian tembus pandang, serta foto dengan pose ‘menantang’ (walaupun dengan pakaian lengkap) dengan nuansa cabul dan mendatangkan kesenangan secara seksual.
Selain itu, perlu diingat bahwa bukan hanya konten berupa gambar atau foto yang termasuk kategori ‘konten dewasa’ yang dilarang oleh Adsense, namun juga termasuk teks atau tulisan yang hanya pantas dikonsumsi oleh orang dewasa. Termasuk di dalamnya, artikel tips kesehatan seksual (termasuk yang bersifat medis sekalipun), cerita erotis, dan komentar spam yang mengandung keyword ‘dewasa’.
Ketentuan ini juga berlaku terhadap link atau pun iklan yang mengarahkan pengunjung ke konten dewasa di situs lain. Untuk itu, jangan sekali-kali memasang iklan bermateri ‘dewasa’ atau pun memasang link ke situs dewasa lainnya. Termasuk memberi perhatian terhadap link dari mereka yang berkomentar di blog Anda.
Nah, dengan begitu, kriteria ‘konten dewasa’ di mata Google Adsense cukup lah luas. Dan bila Anda masih meragu apakah satu konten termasuk dalam kategori dewasa atau tidak, maka saya beri satu patokan paling mudah:

Jika Anda tidak mau seorang anak kecil melihat konten tersebut atau Anda merasa ‘malu’ untuk melihat konten itu di depan rekan-rekan Anda, maka kemungkinan besar konten tersebut termasuk ‘konten dewasa’ di mata Google Adsense.

Semoga usaha dan kerja keras kita untuk mendapatkan penghasilan dari Google Adsense, membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Sukses selalu untuk kita semua.
Salam.

Comments

comments

2 Responses

  1. ligapoker says:

    makasi banyak atas info nya min….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *