Contoh Album Kolase Wedding dan Perbedaannya dengan Album Magazine

You're The Star!

Contoh Album Kolase Wedding dan Perbedaannya dengan Album Magazine

15/06/2021 Photography Wedding 0

Hobi motret dan ingin hasil foto dijadikan koleksi? atau Hobi Foto dan ingin dijadikan usaha?

Perkembangan teknologi hari ini semakin pesat dan maju, tidak terkecuali dalam bidang fotografi. Seperti halnya alat potret atau kamera yang diproduksi, belum lama keluar produk kamera terbaru sudah muncul, kamera pengganti. Atau sebaliknya rencana ganti kamera baru belum kesampaian, sudah muncul pula kamera terbaru yang lain.

Agar hasil foto terlihat unik serta estetik. Pengambilan gambar tidak harus menggunakan kamera baru. Kamera jadoel pun kalau mahir dan mumpuni, akan menghasilkan gambat yang indah untuk dinikmati. Bahkan menggunakan camera Handphone sekalipun kalau ahli, jadi bernilai tinggi.

Dimulai dari Handphone yang dilengkapi kamera terbaik, kamera polaroid yang mulai naik daun hingga kamera profesional untuk jasa wedding photography dan sejenisnya.

Sungguh seabrek gear atau peralatan yang tersedia,  tidak sulit untuk pemula yang ingin menggeluti bidang fotografi ini. Tinggal pinter-pinter memilih type, fitur dan budget untuk membelinya.

Hobi Fotografi Bisa Jadi Lahan Bisnis yang Menjanjikan untuk Digeluti

Menggeluti bidang fotografi tidak hanya cukup memiliki alat potret mahal-mahal dan terbaru. Namun yang lebih penting dan pertama dari itu semua adalah ‘the man behind the gear’ yaitu SDM atau orangnya itu sendiri, dan juga harus mengikuti konsep fotografi yang semakin modern.

Salah satu konsep disini adalah album foto kolase atau Magazine. Dimana konsep ini juga menjadi inti dari para pelaku usaha jasa fotografi profesional seperti wedding photographer dan maturnity atau baby photographer dan seterusnya.

BACA JUGA :   Hal Kecil Bisa Membuat Dia Bahagia

Pada tahun sebelum 2000-an, banyak orang memakai teknik cetak foto hasil jepretan mereka menjadi ukuran pada umumnya 3R atau 4R. Lalu ditempelkan pada album foto yang sesuai satu persatu.

Bayangkan betapa kurang efisiennya cara seperti ini saat ini, dalam hal pengerjaan dan kualitas atau warna foto yang semakin lama bisa saja menjadi pudar. Selain itu bentuk penyimpanan foto juga jadi kurang bervariasi dan tidak menarik.

Mungkin kalian pernah mendengar istilah album Magazine atau album Kolase?

Konsep penyusunan album foto seperti ini masih cukup terbilang baru di Indonesia. Namun teknik ini berkembang dengan cepat.

Pengertian Album Magazine adalah foto digital yang mendapat sentuhan desain grafis majalah (magazine). Mendapat sentuhan seni editan dan gabungan desain grafis untuk menjadi sebuah album. Sehingga file asli yang diedit tersusun sedemikian rupa sesuai dengan acaranya atau jalan cerita yang dituangkan ke dalam Album Magazine.

Sedangkan Album Kolase adalah teknik menempel berbagai macam foto dalam sebuah kanvas, frame, kertas sehingga menjadi suatu karya seni baru yang menarik.

Selain berbagai macam foto yang ditempelkan, terkadang istilah Foto Kolase hanya satu foto saja yang ditempel. Hanya saja foto dipotong-potong menjadi beberapa bagian lalu kemudian ditempelkan secara acak dengan bentuk yang menarik serupa Mozaik.

BACA JUGA :   Foto yang Tidak Bisa Dibuka Photoshop Cara Mengatasi/Mengeditnya

Nah, sekarang kita tahu perbedaan dari Album Magazine dan Album Kolase. Konsep album foto ini bisa kita temukan pada album wedding dan semacamnya.

Mari kita bahas lebih jauh tentang perbedaan Album Magazine dan Album Kolase.

Sebelum masuk ke ranah perbedaannya, lebih baik kita cari tahu terlebih dahulu bagaimana cara mendesain sampul album yang bagus tanpa harus mengeluarkan biaya banyak. Simak artikel berikut di bawah ini.

Cetak sampul timbul emboss dan deboss.
Cetak sampul timbul hot print dan cloud print.

Perbedaan antara Album Magazine dan Album Kolase yaitu :

1. Tipe Penggunaan Kertas

Tipe kertas yang digunakan untuk album Magazine dan album Kolase tentu berbeda. Album Magazine kertasnya tergantung dari pilihan anda mau yang lustre, metallic, linen, matte, deep matte atau pearl. Dari keenam macam kertas yang anda ingin pakai di album anda. Untuk album Kolase menggunakan lustre photo paper yaitu standarnya industri percetakan foto kertas ini mempunyai ciri khas sedikit kemilau dan dilindungi oleh uv coat.

2. Proses Pembuatan

Proses pembuatan album Kolase menggunakan fotografi yang dikuatkan oleh premium substrat. Material substrat ini membantu membuat halaman Kolase menjadi keras dan terlihat kasar jadi akan membuat album ini tahan lama. Sementara album Magazine dicetak langsung ke press kertas dan digabung dengan presisi yang kuat menggunakan bermacam teknik dan cara. Cara terakhir dari pembuatan Magazine tergantung dari halaman style yang terpilih atau kita pilih.

BACA JUGA :   Jasa Cetak Kartu Vaksin Seperti KTP Mulai Menjamur, Ini Respons Pemkot Bekasi

3. Style Halaman

Perbedaan ini sangat mencolok pada style kedua album ini,album Kolase lebih terlihat rata di keseluruhan jika halaman tengah terbuka lebar.

Sementara album Magazine terlihat timbul di bagian tengah jika halaman tengah terbuka lebar. Ini menjadi salah satu perbedaan yang mencolok dari kedua album tersebut.

4. Kapasitas Halaman

Ini juga salah satu perbedaan yang juga mencolok karena bedanya kapasitas halaman. Album Kolase dapat memuat 20 halaman karena ketahanan materialnya juga pembuatannya dan juga karena kertasnya yang tebal dan juga kasar.

Sementara untuk album Magazine dapat memuat 70-100 lembar ini karena material yang digunakan tipis dan tidak memakai bahan tertentu seperti Album Kolase maka dapat memuat lebih banyak dibanding Kolase.

Itu tadi adalah pembahasan tentang perbedaan Album Magazine dan Album Kolase. Semoga artikel ini bisa membantu kalian yang ingin memulai usaha percetakan album, sehingga memudahkan kalian mencari kreatifitas yang berbeda dari yang lain.

Jual Album Foto Padang

Cetak Album Photobook

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.