Peluang Usaha Jasa Fotografi dan Video Shooting

You're The Star!

Peluang Usaha Jasa Fotografi dan Video Shooting

17/07/2017 Photography Video Production Video Shooting 1

Peluang Usaha Jasa Fotografi dan Video Shooting

Jasa fotografi dewasa ini makin marak karena semua orang ingin semuanya serba praktis. Tidak ada salahnya jika pada akhirnya banyak orang membuka peluang usaha jasa fotografi dan video shooting. Sebuah usaha yang biasa berawal dari hobi ini kini makin banyak dicari orang.

Kutipan Kisah dari Mister Wowo WATUMAS SACAWIKARTA

Bisnis itu masalah kepercayaan.

Tahun 2005, saya pernah beli lensa dari seseorang yang tinggal di Jepang, lensanya belum dibayar, eh dia dah kirim duluan. Saya sampe khawatir sendiri karena orang terlalu percaya sama saya. Segera dibayar deh tuh lensa supaya gak dapet nama buruk.

Kemudian waktu tahun 2006, seseorang ngajak kerja sama sampe berani nitipin kamera infra merah merek FLIR seharga 80 jutaan para saat itu. Tanpa minta KTP saya, dia percaya penuh. Ketika dia minta kameranya kembali, saya kembalikan tanpa kekurangan apapun.

Kemudian salah satu pabrikan kamera High Speed Video berani ngirim barang demo yang harganya ratusan juta rupiah ke Saya secara gratis. Padahal, bertemu aja belum pernah. Tapi dia percaya dengan reputasi saya di dunia kamera High Speed Video. Sampai akhirnya kamera demo itu terjual dan saya bayarkan ke dia demo unitnya.

Jadi bisnis itu urusan kepercayaan. Percaya bahwa kita gak macem-macem dan punya reputasi bagus. Jangan sampe gara-gara barang yang harganya cuma jutaan, orang jadi males lagi berbisnis dengan kita.

Setiap hari, di lingkungan sekitar kita secara rutin berlangsung berbagai acara, seperti seremonial pernikahan, sunatan, pengajian, kelulusan, dan lain-lain. Kebanyakan orang ingin memiliki kenangan yang bisa dijadikan media sebagai pengingat momen-momen tersebut, seperti cendera mata, foto, dan film dokumenter atau video.

Hal itu membuat peluang jasa fotografi dan video shooting makin terbuka lebar. Terlebih jika usaha video shooting tersebut bisa sekaligus mengedit video, mentransfer video ke VCD atau DVD, dan lain-lain.

Anda, sebagai mahasiswa atau pengusaha muda yang memiliki kemampuan di bidang fotografi dan video shooting, dapat terjun ke dalam bisnis sampingan ini. Mungkin ketertarikan anda pada bisnis ini berawal dari kegiatan mahasiswa anda terkait bidang fotografi atau klub pecinta fotografi. Hobi anda ini nantinya akan membuahkan keinginan anda untuk serius menekuninya. Anda dapat terus berlatih hingga menjadi sangat mahir dan paham tentang dunia fotografi. Setelah anda paham tentang fotografi, tidak ada salahnya anda mendalami dunia video shooting. Awalnya, pergunakan handycam, kemudian anda bisa belajar cara meng-capture dan mengedit. Belajarlah dari teman yang ahli atau belajarlah dari buku secara autodidak. Untuk terjun dalam bisnis, anda tidak bisa bekerja sendiri, anda membutuhkan rekan untuk menjalankan tawaran yang datang dari klien anda. Anda bisa membangun bisnis ini dengan orang yan gpaham betul tentang dunia fotografi dan video shooting. Pembagian tugas nantinya akan mudah dilaksanakan.

Seperti halnya foto digital, videografi atau video shooting juga membutuhkan sedikit keterampilan agar menghasilkan gambar yang baik. Jadi, shooting dalam videografi tidaklah sekadar menekan tombol record saja. Untuk menghasilkan video yang baik, diperlukan teknik dan trik. Dan yang paling utama adalah persiapan yang matang agar hasil yang didapatkan juga maksimal.

Terpenting bagi anda adalah belajar mengatur waktu anda karena dipastikan ketika anda terjun dalam bisnis ini, anda akan disibukkan dengan banyaknya tawaran yang datang, entah dari dalam maupun luar kota.

  • Persayaratan yang diperlukan

Syarat yang diperlukan ketika anda memutuskan bisnis jasa fotografi dan video shooting adalah anda perlu mempersiapkan alat-alat berikut ini:

Jasa Fotografi:

  1. Kamera DSLR dan Flash Blitz.
  2. Tripod.
  3. Komputer dan laptop.
  4. Reflektor.
  5. Lensa Optional: tele 80-200 mm dan Lensa Kit 18-55 mm.

Jasa fotografi paling tidak membutuhkan keterampilan-keterampilan fotografi yang baik dan mampu menghasilkan kualitas foto yang memuaskan konsumen, meliputi kualitas gambar (cahaya, koreogafi, tempat), konsep foto yang unik dan kreatif, pengeditan gambar, hasil cetakan bagus, harga yang bersaing, dan paket menarik.

Jasa Video Shooting:

  1. Handycam dan tripod, bisa menggunakan handycam merek apa saja asalakan masih bisa merekam dan memainkan kembali dengan bagus.
  2. Komputer untuk transfer dan pengeditan. Untuk lebih iritnya, kalau anda sudah mempunyai PC, tinggal upgrade saja agar dapat digunakan untuk pengeditan video.
  3. Kaset video dan pembersih lensa.
  4. Pelindung kabel, kabel power, lakban, atau sejenisnya untuk melindungi kabel anda dari injakan manusia atau barang.
  5. Printer cetak cover, bisa merek apa saja asal bagus hasilnya.
  6. Lampu oncam, filter lensa, mikrofon, dan aksesori lain yang anda miliki.
  7. Lampu tambahan sebesar 1.000 watt dan tripod.

Sebagai langkah awal, yang harus dilakukan untuk memulai atau membuka usaha ini adalah melakukan survei. Survei di sini dimaksudkan untuk melihat ada tidaknya kompetitor di lingkungan/ di wilayah sekitar anda. Jika memang hal tersebut sudah terseteksi, maka yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan teknik dan fasilitas pendukung, antara lain buku-buku tentang video editing dan seputar dunia tersebut. Jangan lupa siapkan perangkat praktik, berupa komputer kerja dengan fasilitas video editing dan juga transfer. Lalu, perangkat utama yang anda butuhkan adalah camcorder untuk shooting, kamera digital ataupun analog, dan peralatan pendukungnya. Membuka usaha ini juga bisa dikatakan sederhana, karena selain dasar utamanya adalah hobi, pengerjaan ini bisa dilakukan di rumah, dapat dishooting sendiri dan juga diedit sendiri. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam mempertahankan usaha ini adalah selalu menjaga kualitas video yang dihasilkan serta tawaran harga yang terjangkau (murah tapi tidak murahan).

Tidak gampang untuk memulai atau membuka suatu usaha, baik usaha baru ataupun usaha lama, apalagi jika kita tidak memahami seluk beluk medan atau liku-liku bisnis serta kendalanya.

Banyak fakta dan data, yang membuktikan 90 % (bahkan 95%) usaha gagal sebelum 5 tahun pertama, malah tidak bisa bertahan hingga beberapa bulan, kurang dari 1 tahun. Itu pertanda apa? Tidak mudah mau buka suatu usaha atau bisnis itu.

Orang yang tidak biasa masak, tidak pernah masak, tiba-tiba harus masak, alamat kacau pada awalnya. Tapi bila diseriusi orang yang tadinya tidak pandai masak, karena kegigihan bisa buka restoran dan Sukses.

Demikian juga orang-orang yang tidak bisa jualan, tidak pernah jualan, mau coba berjualan sesuatu barang adalah satu penderitaan.  Tapi langsung mencoba aja membuka usaha sesuai tekad atau tuntutan jiwa dan ketrampilan yang dimiliki. Sesulit apapun medan, dan kondisi akan ditempuh dengan siap serta sigap, maka akan jadi lebih mudah.

Dalam dunia fotografi dan videografi, cukup berat medan serta kendalanya, terutama di biaya atau harga gear-nya mahal-mahal. Salah-salah bisa tekor abis! Belum deadline yang mendesak, tapi kalau dilakukan dengan sepenuh hati, dan didorong oleh kebutuhan maka akan lahir fotografer-fotografer yang tadinya bukan siapa-siapa, jadi siapa-siapa. Tanpa kursus dan sekola dimana-mana, jadi seorang yang luar biasa. Seperti kata pepatah ‘Ala bisa karena biasa’.

BACA :   Bеlаjаr Adobe Premiere Prо Pengenalan Fungsi Dasar

Jadi oleh karena itu, untuk memulai membuka suatu usaha atau perusahaan sebaiknya:

  1. Punya niat serta tekad yang kuat,
  2. dibekali ilmu dan strategi kendala sebesar apapun akan dihadapi, tapi sebaliknya tidak begitu.
  3. Sambil menjalankan usaha, buat penelitian peluang pasar dan prospek konsumen, apakah kira-kira bisa berjalan langgeng atau musiman (insidentil)
  4. Jangan terlalu bernafsu membeli semua peralatan yang memerlukan modal yang besar, gak ada modal usaha tidak dimulai. Kemudian setelah awal pertama semua peralatan dibeli, pas nemu sedikit kendala nyali langsung ciut dan menyerah.
  5. Coba modal yang dipunya dulu modal minim tanpa meminjam dulu.  Biar usaha kecil tapi bisa bertahan.
  6. Lakukan Penelitian sebelum memutuskan untuk terjun ke satu dunia usaha
  7. Terus kaji dan evaluasi  apa saja faktor yang mempengaruhi kemajuan suatu usaha yang update dan terkini.
  8. Tidak sama usaha tahun 90-an dengan tahun 2000, apalagi 2020 atau 2030?!
  9. Justru itu perlu bertanya dan berkonsultasi dengan mentor ahli, atau berdiskusi, minimal penelitian sendiri,
  10. Kira-kira sejauh mana kemajuan dicapai dalam menjalankan usaha yang dijalani.

Tipe orang yang sukses itu gigih, walaupun pernah jatuh gagal, mereka akan banyak belajar dari kegagalan itu dan terus cari jalan solusi keluar. Kegagalan sebagai batu loncatan atau anak tangga menuju kesuksesan.

Seringkali peluang hadir di depan mata, tapi karena nyali dan kurang jeli, akhirnya peluang itu pun pergi, untuk tak kembali lagi. Apalagi yang tak punya jiwa enterpreneur, atau nyali lemah dan kerdil, sibuk dengan teori, akhirnya gak jadi-jadi.

Buka saja usaha itu, kemudian hadapi segala kendala dan masalah dalam bekerja, sampai ketemu jalan keluarnya. Baru kaji teori dari peristiwa yang dialami, mungkin ada baiknya kita mengkaji sebelum benar-benar menekuni suatu usaha yang satu yang akan kita tekuni.

Tapi semua itu bukan berarti itu sudah merupakan jaminan kesuksesan.

Seringkali orang yang banyak berteori malah usahanya mati. Kecuali bila sudah siap untuk membuka cabang atau melebarkan sayap, tentu sudah punya wawasan dalam mengevaluasi.

Tidak salah jika kita menekuni suatu bidang usaha atau mencari harta kekayaan, tapi bukan untuk berfoya-foya atau menumpuk harta, melainkan untuk berbagi dengan sesama. Sebaik-baik orang adalah orang yang paling berguna buat sesama.

Jalankan saja usaha dengan serius, hasilnya kita serahkan kepadan yang Maha Penentu dan Pemutus, jangan susahkan ujian yang datang, syukuri apa yang kita terima walaupun itu berbentuk ujian. Artinya kita akan naik kelas kalau lulus dan melewatinya dengan benar.

Di sini kita akan sedikit membahas tentang tips dan trik membuka Usaha Fotografi atau Studio Photo dan Video Shooting, Editing. Inilah

11 Tips Buka Usaha Studio Photo Video Shooting Peluang Kendala

Baca Juga :

Tidak semua orang mampu terus berkarya, apalagi sudah tua. Menurut pakar ekonomi, dari 100 orang yang buka usaha maka 90% tidak mampu bertahan dalam jangka waktu 5 tahun. Berarti kalau usaha anda sudah mampu bertahan lebih 5 tahun atau bahkan 10 tahun, bersyukurlah, itu pertanda usaha anda termasuk yang eksis dan bertahan. Coba perhatikan sekeliling ruko atau toko tempat orang berjualan. Berapa lama mereka bertahan?

Tidak semua orang bisa bertahan lama, jauh sekali dari sukses minimal pinda saja sudah untung. Berarti anda di antara orang yang bertahan dalam berbisnis, apalagi bisa mengembangkan bisnis itu menjadi lebih maju.

Daftar Jasa Video Shooting Wedding Terfavorit di Jakarta

Kalau mau untung, memilih suatu bisnis jangan sekedar bekerja fisik, bekerjalah dengan sepenuh hati dan sepenuh kemampuan akal pikiran. Pikir jauh ke depan, ikan besar itu hanya akan di dapat dengan kail pancing atau alat yang besar pula. Mana mungkin, kail pancing kecil akan mendapat ikan besar. Jadi untuk dapat hasil besar perlu pancing dengan hal besar pula. Begitu analoginya. Tapi bukan perarti pakai pancing besar langsung sukses, tidak juga.

Begitu pula dalam membuka suatu usaha, kalau mau untung besar pilih yang berpotensi besar. Bukan merendahkan ya, kira-kira jadi tukang parkir melalui pekerjaan tukang parkir itu apa ada kemungkinan untuk sukses dan kaya? Secara perhitungan kasarnya saja, tidak mungkin. Kecuali ada keajaiban punya sistem perparkiran yang canggih, dan itu bukan jalannya dari situ. Mesti ada usaha lain.

Carilah yang berpotensi besar yang kita “pahami” dengan pekerjaan itu. Secara garis besar seseorang itu seharusnya punya skill atau kemampuan minimal 10 keahlian. Cuma untuk fokus ya, satu bidang saja atau 2 yang serupa. Tapi kalau ada yang mampu menjalankan usaha lebih dari 1 itu ya perlu ditiru. Inilah di antara:

11 Peluang Usaha Fotografi Studio Photo dan Video Shooting

Peluang bisnis usaha Foto studio dan video shooting editing[Caption]

  1. Secara umum Prospek Usaha Foto Studio sebenarnya lebih menjanjikan dari Usaha Video Shooting. Jadi sebaiknya anda mempunyai skill fotografi, atau minimal bekerja sama dengan fotografer lokal. Lebih baik lagi bila punya lagi skill desain setting dan percetakan, karena yang pertama dan utama dicari dan disiapkan adalah percetakan undangan pernikahan dulu, karena sebulan atau seminggu sebelum acara undangan harus sudah disebarkan. Kemudian Skill memotret atau photography. Sebenarnya lebih banyak peluang usaha di bidang Photography dari Video. Dalam skala perbandingan Kalau 10 atau 100 orang menggunakan jasa photo, maka 1 orang video, 1 dari 10-100, Wow, yang memakai jasa fotografi fotografer pernikahan 10% nya baru menggunakan Jasa videografer atau video shooting pernikahan. Kesdaran masyarakat masih menganak tirikan Video shooting, walau pun tidak semua tentunya. Sesuai keperluan saja. Tapi rata-rata begitu nampaknya.
  2. Karena peluangnya sedikit, dan peminat/praktisi di bidang videografi ini masih kecil, justru di situlah letak peluagnya. kalau anda punya skill, atau minat di editing video, menjadi video editor adalah langkah awal yang tepat. Sebab apa? Tidak semua kameramen bisa ngedit, (makanya hasilnya acakadut) tapi seorang editor itu biasanya bisa shooting. Justru skill editingnya sangat membantu dalam eksekusi (shooting video). Kalau anda punya 1 unit komputer yang memadai dan bekerja di rumah saja sudah cukup bisa menghasilkan uang. Sebarkan saja info, brosur kartu nama, surat (penawaran) kerjasama, buat studio-studio photo, siapa tahu ada yang membutuhkannya. Jika ada order 1-2 job per bulan, sudah cukup untuk belanja keperluan hidup pokok. Walaupun kadang hidup itu bukan sekedar itu, ingin lebih dan lebih lagi, hal ini dipengaruhi kebiasaan dan kedisiplinan belanja, atau menabung. Sekedar cukup makan dan keperluan sehari-hari, tapi mungkin untuk gaya hidup tidak akan pernah mencukupi … 🙂  Baca: Cara Mendisiplinkan diri menabung Baca di Sini
  3. Perkembangan ilmu dan teknologi bidang ini terus berkambang dengan pesatnya. Jika anda termasuk jenis orang yang suka mencari ilmu dan wawasan, atau anda menemui masalah, maka anda akan mencari informasi, artinya peluang usaha ini akan menambah update terus wawasan bidang ini. 40 tahun, menggunakan kaset dari kaset VHS, betacam, Hi8, miniDV, dlsb nya kemudian. ditemukan VCD dalam 4 tahun sudah format DVD. Sekarang setiap detik ilmu dan teknologi berkembag dengan pesatnya.
  4. Banyak relasi, bisa lebih banyak mengabdikan diri dan ilmu kepada masyarakat, soal financial akan mengikuti seiring dengan usaha kita.
  5.  Tidak mengenal kata puas atau kata putus, akan terus mencari dan terus mengikuti perkembangan di bidang ini.
BACA :   Aplikasi Google Photo yang Perlu Kamu Ketahui

Berikut adalah 11 Tips membuka usaha video shooting:

  1. Konsisten, Adalah kunci kesuksesan. Konsisten maksudnya terus menerus berusaha walaupun belum/tidak ada hasil. Biasanya ini terjadi pada langkah awal dalam membuka usaha. Walaupun sudah benar-benar kehabisan modal, asal jangan sampai kehilangan semangat, karena Semangat itu MODAL UTAMA. Karena itu tidak bisa didapatkan di bank mana pun. Kalau ada dan bisa minjem semangat boleh lah 😀 :D.
  1. Tetap Semangat, Sebagai gambaran, bisnis Video shooting itu gampang-gampang susah. Gampang, ketika modal semangat itu dibarengi dengan cinta. Susah buat orang yang gampang patah semangat, dan mudah menyerah. Di antara banyak jenis,  usaha yang ada, usaha yang satu ini cukup menarik untuk digeluti. Di samping kebebasan waktu dalam pekerjaan, gaya hidup dan juga incomenya yang cukup lumayan. Walaupun memang memerlukan modal yang cukup besar, tapi sebenarnya bisa tanpa modal (uang) lho! Bagi yang pterkendala dalam hal keuangan.
  2. Marketing, Ya, bisa mulai berusaha dengan modal semangat dah keahlian “selling” atau “marketing”. Itu yang pertama. Ya bisa dari modal ngomong doang, promosiin usaha video shooting temen atau perusahaan yang sudah maju/berkembang. Banyak juga yang sudah habis modal ratusan juta untuk membuka usaha, tapi ternyata kebentungan tidak berada di pihaknya.
  3. Buka juga usaha Fotografi dan Percetakan. Kalau kita bisa menjalankannya dengan baik maka akan cukup menguntungkan kedepannya. karena bidang usaha yang paling dibutuhkan dalam Dokumentasi adalah Fotografi. So. kalau kita bisa menjalankan usaha yang masih relevan ini dalam nya Ok, inilah tips Membuka usaha Video Shooting & Fotografi ala Minda
  4. Bisa tanpa modal. Caranya? Pergi ke Studio Foto atau Video Shooting yang terdekat, nego kalau mempromosikan usahanya dapat komisi nggak? Jangan liat besarnya. Utamakan Kualitas.
  5. Jangan terlalu bernafsu membeli alat-alat, apalagi modalnya minjem. Untuk tahap awal, manfaatkan sumber daya yang ada, walaupun haru rental / sewa dulu. Ini berlaku baik untuk yang mempunyai modal pas-pasan bahkan yang miliki  modal banyak sekalipun. Tes market dan evaluasi peluang pasal dulu. Jika sekiranya sudah mempunyai modal pun jangan terburu nafsu membeli alat-alat, apalagi yang mahal-mahal. Semua dibeli, sampai yang nggak penting pun dibeli. Coba beli Komputer dulu, belajar ngedit dulu, dan stok shoot video yang ada diedit. Coba cari ada nggak yang nyewain kamera. Kalau bisa sewa ngapain beli? apalagi repeat order belum banyak.  Kalau ada job/order shooting baru 1-1. Jangan sampai terjadi, sudah beli alat banyak-banyak dan mahal-mahal, eh kemudian dijual lagi karena nggak banyak yang make service kita. Banyak kejadian seperti ini.
  6. Perkaya ide usaha kreatif, tanpa mengabaikan hasil, Dengan peralatan yang terbatas tapi hasil/produk harus berkualitas. Alat canggih belum tentu hasilnya bagus loh. Betul. Ada orang yang dengan komputer spek rendahan bisa bikin karya yang luar biasa. Bisa. Ada. Banyak. Yang penting terus meningkatkan skill, editing khususnya sebab kemampuan. Bagusnya hasil video seiring dengan kemampuan editing. Logikanya Editor akan lebih tahu mana momen yang harus diambil dan bagaimana cara mengambilnya, daripada yang cuma biasa shooting tok. Tidak ada kata berhenti untuk belajar. Belajar, belajar dan terus Belajar!
  7. Promosiin, Promosi lagi dan Terus Promosi, Beritahu orang lain yang kita ada usaha. Kan aneh kita buka usaha tapi orang lain tidak tahu kita ada usaha/apa usaha kita. Datangi studio-studio terdekat ataupun yang jauh. Jalin pertemanan, dan negosiasi untuk  peomosikan usahanya. Banyak pengusaha yang berhasil modal keluesan dan kejujuran. Ingat! jangan coba-coba khianati kepercayaan walaupun sekali. Akibat jangka panjangnya akan mempersulit kita sendiri.
  1. Jangan terlalu perhitungan dengan uang. Kepercayaan tidak bisa dinilai dengan uang/materi. 
  1. Go Online or Bankrupt. Di zaman yang serba canggih ini, bisnis go online adalah suatu tuntutan. Hampir di setiap bidang kehidupan, semua ada tersedia secara online. Dengan mengonlinekan usaha kita maka usaha kita akan terbantu. Kesuksesan Usaha Sedikit atau besar pengaruh dari dari keseriusan memaksimalkan meng-onlinekan usaha tersebut. Sekarang ini sudah menjadi kebiasaan kalau seseorang mau belanja atau membeli sesuatu maka cari dulu di internet, apalagi terutama barang-barang teknologi.
  1. Mengapa harus online? Ada banyak keungguan perusahaan yang menempuh jalur online dengan yang tidak. Secara signifikan sebagai media promosi, sangat jauh berbeda dengan yang tidak menempuh jalan ini. Biaya “promosi” yang relatif murah adalah trik jitu yang bijak daripada yang tidak meng-onlinekan usahanya. katakan cukup 500 ribu untuk biaya domain hosting selama setahun. Sebaiknya buat website sendiri, atau minta temen yang ahli untuk membuatkannya.
  1. Toko fisik sebaiknya punya. Walaupun begitu mulai jalankan usaha dari apa yang ada dulu. Lengkapi separuh-separuh. Toko fisik / Studio sebaiknya tetap ada, namun bagi orang yang terbatas dari segi modal dan kebebasan mengelolanya, tidak mampu atau tidak perlu membuka toko. Saya pernah membuka toko, setelah mempertimbangkan sewa, tempat, biaya operasional, gaji karyawan. tagihan-tagihan bulanan lainnya, coba hitung setahun. kalau order 1-2 kerja freelance dari rumahan tanpa studio, bisa lebih menguntungkan di akhir tahun. Di samping kebebasan waktu pengelolaan, kebersamaan dengan keluarga, dan lain-lain.

Kendala atau Permasalahan yang sering dihadapi

Sebenarnya Mimin sebalum ini menjalankan usaha Video Shooting atau VIdeo Editing atau  Videography dari rumah. Kelebihan kerja dari rumah ini agak santai, dan fokus waktu ngedit. Tapi kekurangannya kalau tidak kuat relasi dengan rekanan dan dengan Tuhan, tidak banyak job didapat. Kalau tidak ada job 3 bulan dan tidak ada backup belanja nafkah sudah, tidak makan, mungkin terpaksa berhutang.

Tapi akhirnya memandang dari 1 dan berbagai hal, akhirnya memutuskan untuk go-Public, alias buka kedai walaupun kecil-kecilan tapi di tempat yang strategis dan cukup ramai lalulintas. Tapi seiring berjalannya waktu, ramainya kedai dengan job kecil-kecilan cetak foto pas foto, kadang pekerjaan utama yang kataka cukup gede proyeknya, tertunda dan terkatung gara-gara proyek kecil-kecilan. Dalam menghadapi situasi tertentu kadang admin tutup kedai lebih awal atau tutup seharian demi menyelesaikan editan terutamanya untuk bisa fokus konsentrasi ngedit.

BACA :   11 Tips Buka Usaha Studio Photo Video Shooting Peluang Kendala

Di bawah ini dirangkum Beberapa Kendala dalam memulai dan menjalani Usaha Foto dan Videografi Video Shooting, sebenarnya bukan semua kendala berarti, tapi cukup menyita perhatian lebih dan kita dituntut lebih bijak menyikapi:

  1. Modal Usaha Video Shooting. Untuk dapat memperkirakan berapa kira2 kebutuhan usaha video shooting, silakan cek di Analisis Usaha VIdeo Shooting DI SINI
  2. Skill untuk Memulai Bisnis Video Editing, Video Shooting. Sebenarnya tidak perlu skill yang hebat untuk membuka usaha video shooting, cuma yang pertama dan utama adalah Semangat Kegigihan dan Pantang Menyerah. Seringkali baru mendapat 1 masalah atau menemui satu kendala, langsung down. Usaha apapun tidak butuh tipe orang seperti ini termasuk usaha video shooting. harus benar-benar tahan banting dalam berbagai kondisi. Karena itu jangan terlalu ngoyo. Santai, tapi serius. Jika benar ditekuni dan rajin bekerja, kesuksesan di depan mata.
  3. Alat Video Shooting Lengkap. Tidak harus langsung lengkap usaha video shooting, yang pertama dan utama adalah skill pemasaran! Ya skil menjual ini sangat penting. Sehebat, selengkap dan secanggih manapun peralatan yang dimiliki. Pada akhirnya akan Lelang smua aset peralatan.
  4. Semangat, Seperti telah disebutkan di atas, yang terpenting adalah semangan, pantang menyerah dan gigih. Apapun kenda yang datang … minggir …
  5. Proposal Usaha Multimedia Video Shooting
  6. Pengelolaan Keuangan, Ini Penting, di saat modal terbatas, jika pengelolaan keuangan bagus maka akan mudah mencicil peralatan sesuai kemampuan, jangan memaksakan berhutang, apalagi dalam jumlah besar. Waspadailah kebocoran anggaran. Walaupun sekecil jajanan harian … anda akan terkejut bila ditotal semua pengeluaran bisa jadi dalam jumlah yang tidak pernah anda bayangkan sebagai pengeluaran. Sedangkan setinggi apapun ilmu ekonomi, intinya adalah: “Pengeluaran tidak boleh lebih besar daripada pendapatan” Itu Hukum Ekonomi.
  7. Investasi jangka panjang. Di samping menabung mencicil, sisihkan juga untuk jangka yang lebih besar. Ketahuilah, bahwasanya secanggih apapun peralatan teknologi saat ini, ia akan cepat ada penggantinya tidak lama lagi setelah ini.
  8. Klien ga bayar, ini memang menyedihkan. Tapi coba selidiki apa sebab tidak mau bayar, bila dari sisi kita, perbaiki segera dan ajukan kembali. Bila klien memang jenis orang yang sulit, jangan bagi mereka, hasil gambar, bila perlu infokan ke sesama rekan sejawat. Biar  yang lain tidak menjadi korban berikutnya.
  9. Klien Menawar Terlalu Murah, Kalau sekiranya di luar batas kesanggupan, jangan ambil! Kadang mereka hanya menguji. Jangan cepat menjatuhkan harga apalagi sudah minim. Jika kita berkualitas mereka akan pilih kita. Jangan bicara harga, diskusikan dengan mereka tentang qualiti, dan kepuasan. Dahulukan harga termahal di pasaran. Bisaanya yang begini ni 100 juta, tapi sama saya bisa 90 jt aja misalnya … Atau jasa dokumentasi, yg seperti ini biasanya perusahaan besar 10 jt, kami diskon 10%, misalnya.
  10. Rekanan yang bermasalah. Ini yang sulit menghadapinya, mau gimana lagi kadang kita juga perlu tenaga mereka, bertolak ansurlah, tapi kalau kebablasan ambil tindakan. Jangan sekali-sekali terima orang seperti ini, Tuman!
  11. Penipu yang berulah, Ini sudah diluar ranah keramah tamahan, Polisikan!
  12. Kebijakan Pemerintah yang tidak kondusif, seperti adanya kewajiban pajak padahal usaha kita baru menggeliat. Antisipasi dengan cerdas.

Mungkin untuk sementara baru ini yang dapat kami sajikan. Semoga ada waktu dan umur panjang untuk meneruskan.

Baca Juga : Analisis Usaha Video Shooting

Langkah berikutnya adalah mencari konsumen, yang paling baik adalah dengan mencari di sekitar anda, misalnya saudara, teman, tetangga, dan sebagainya. Tidak ada salahnya untuk promosi, berilah harga promosi, misalnya gratis shooting dan paket murah jasa fotografi. Apabila video yang dihasilkan bagus dan memuaskan konsumen, tentunya mereka akan kembali menghubungi jika ada acara lain. Sedikit demi sedikit, pasti akan ada banyak orang yang menggunakan jasa fotografi dan video shooting anda. Dan jangan lupa menyertakan iklan usaha video shooting anda di dalam video yang dibuat. Sehingga jika ada orang lain yang menonton dan tertarik, bisa menghubungi anda. Anda juga bisa mensosialisasikan usaha anda di website, blog, situs jejaring sosial, dan mengiklankan usaha anda pada situs iklan berbayar maupun tidak berbayar.

o Pasokan (supply)

Olah terus kemampuan anda dalam dunia fotografi dan video shooting. Rajin-rajinlah berlatih memotret, entah itu foto model, foto event, dan lainnya. Semakin terlatih, maka anda akan semakin memiliki sense yang tinggi terhadap seni fotografi. Begitu juga dengan shooting video, anda dilatih untuk mendapat objek menarik dan mengkreasikan hasilnya agar enak dilihat.

Keberhasilan tidak bisa langsung diraih, melainkan lewat proses. Untuk keberhasilan usaha anda, memang dibutuhkan latihan terus-menerus. Jangan puas dengan apa yang anda raih. Yang terpenting juga adalah adanya peralatan pendukung, baik itu untuk fotografi maupun untuk video shooting.

o Delegasi pekerjaan

Di awal pekerjaan, anda bisa menjalankan bisnis ini sendiri, namun ukur kemampuan anda. Ketika usaha makin besar dan permintaan tinggi, anda bisa bekerja sama dengan teman anda yang menguasai fotografi atau video shooting. Tentu saja anda harus menggaji teman anda sesuai dengan perjanjian.

  • Analisis usaha jasa fotografi dan video shooting
Investasi Awal
Kamera DSLR plus lensa 18-55 mm Rp. 6.000.000
Blitz Rp. 1.200.000
Tripod dan Reflektor Rp. 400.000
Komputer PC/Laptop Rp. 5.000.000
Lensa Optional: tele 80-200 mm Rp. 3.000.000
Handycam/kamera video dan tripod Rp. 4.000.000
Kaset video dan pembersih lensa Rp. 500.000
Pelindung kabel, kabel power, lakban Rp. 200.000
Printer cetak kover Rp. 500.000
Lampu Oncam, filter lensa, mikrofon Rp. 1.000.000
Lampu tambahan sebesar 1.000 watt dan tripod Rp. 500.000
Buku referensi tenatng video editing dan teknik editing video Rp. 200.000
Total Investasi Awal Rp. 22.500.000
Penyusutan untuk investasi selama 4 tahun dengan nilai sisa sebesar Rp. 1000. Penyusutan per tahun = (Rp. 22.500.000-Rp. 1000)/4 = Rp. 5.624.750 per tahun atau Rp. 468.729 per bulan.
Pemasukan
Jasa foto untuk 2 acara dengan fasilitas 150 lembar foto dan album Rp. 4.000.000
Jasa video shooting untuk 1 acara (sudah termasuk editing) Rp. 1.200.000
Total Pemasukan Rp. 5.200.000
Pengeluaran
Biaya internet Rp. 150.000
Tinta dan Kertas Rp. 50.000
Biaya Promosi Rp. 200.000
CD 2 pak Rp. 100.000
Kertas label Rp. 100.000
Kartu nama Rp. 150.000
Fee bagi hasil dengan rekan Rp. 1.000.000
Biaya cetak foto dan lain-lain (untuk 2 order) Rp. 400.000
Pembelian 2 album foto Rp. 80.000
Penyusutan Rp. 468.729
Total Pengeluaran Rp. 2.698.729
Keuntungan: Rp. 5.200.000-Rp. 2.698.729=Rp. 2.501.271

Balik Modal: Rp. 22.500.000: Rp. 2.501.271=8,9 bulan

Jika ada pertanyaan dan diskusi silakan komen atau add akun facebook Admin Minda Art Pro 

Sumber: 25 Bisnis Sampingan untuk mahasiswa penerbit SIGMA

 

One Response

  1. […] Peluang Usaha Jasa Video Shooting & Photography […]

Apa komentar Anda?

Chat dengan kami
1
Butuh Bantuan?
Hi Hello kami dari Minda Art
Apa yang bisa kami bantu?