Resiko Menikah dengan Suami Orang

You're The Star!

Resiko Menikah dengan Suami Orang

31/07/2020 General 0

Setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta. Sayangnya, kamu nggak bisa memilih dengan siapa kamu jatuh cinta. Parahnya lagi, jika ternyata hatimu terpikat dengan seorang pria yang sudah menikah. Rasanya, pikiranmu sudah menolak keras perasaan ini, tapi tetap saja hati nggak bisa berbohong..

Apakah kamu berada di posisi ini, Bela? Jika iya, maka kamu harus mulai memikirkan kembali segala kemungkinan terburuk yang terjadi saat kamu mencintai pria yang sudah memiliki istri ini. Faktanya, mencintai suami orang lain adalah hal yang nggak bisa diterima. Hal ini juga bisa berimbas pada dirimu sendiri, bahkan bisa menghalangimu menemukan pria yang akan kamu nikahi suatu hari nanti. Dilansir dari Love Panky, coba renungkan 11 hal ini sebelum melanjutkan hubunganmu dengan pria yang sudah menikah tersebut.

Jika si dia belum mengetahui kalau kamu mencintainya, maka jangan nyatakan perasaanmu padanya. Dia sudah menikah, dia sudah berkomitmen dengan orang lain, dan kamu harus menghargainya. Jika kamu malah sengaja mengaku kalau kamu memiliki rasa padanya, itu artinya kamu nggak menghargai istri dan anaknya. Jangan membuat dia berada dalam ketidaknyamaan karena perasaanmu ini.

Sering terjadi situasi di mana seseorang jatuh cinta karena ia nggak bisa memiliki pria tersebut. Mungkin saja ini juga terjadi padamu. Tanyakan pada dirimu, mungkin saja kamu hanya suka kepadanya karena ia belum menjadi milikmu. Apakah ketika sudah jadi milikmu sendiri kamu akan merasa bahagia, atau justru merasa tertekan karena terus merasa bersalah? Please, jangan sampai menghancurkan pernikahannya hanya demi ambisimu semata, Bela.

Kamu harus menyadari kalau si dia nggak akan meninggalkan istrinya hanya demi kamu. Seberapa seringnya ia mengatakan kalau ia akan memilihmu, kemungkinannya untuk bercerai dari istrinya ini sangat kecil. Dia nggak akan meninggalkan keluarganya untukmu, jadi berhentilah buang-buang waktu bersamanya.

Kamu telah menghabiskan waktu untuk mencintai orang yang bahkan kamu sendiri nggak tahu apakah ia juga mencintaimu atau nggak. Berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk memikirkannya? Apakah dia membalas perasaanmu dan jadi peduli padamu? Bagaimanapun, mencintai orang yang sudah menikah nggak bisa dibenarkan. Biarkan dia bersama keluarganya. Masa depan yang cerah sudah menunggumu di depan sana, untuk apa memikirkan seseorang yang sudah menjadi milik orang lain?

BACA :   Padang Hotels

Jika pria yang kamu cintai ini sudah bahagia dengan pernikahannya atau bahkan sudah memiliki anak, maka jalan terbaik adalah kamu harus berjalan menjauh. Kamu bukan bagian dari keluarganya dan dia juga nggak bisa melihatmu seperti ini. Sebesar apapun perasaanmu, kamu harus menyadari situasi ini dan berhenti mengejarnya.

Percayalah, dia bukan orang yang tepat untukmu. Bisa jadi jika tetap bersamanya, kamu malah nggak akan bahagia. Dia sudah menikah dan tentu saja itu artinya dia sudah menemukan seseorang yang ia cintai dan dipilih menjadi istrinya. Sadarlah bahwa dia bukan orang terbaik yang diberikan Tuhan untukmu.

Ketika kamu menjadi orang ketiga, kamu sendirilah yang akan merasa sakit hati. Apakah kamu berpikir, setelah kamu mencintainya dan mengatakan perasaanmu padanya, kemudian dia meninggalkan istrinya demi dirimu, dan hidup bahagia selamanya? Bukan. Ini nggak seperti yang kamu bayangkan. Yang ada, ketika kamu menyatakan perasaanmu, dia akan berpura-pura merasakan hal yang sama—mungkin cuma untuk bersenang-senang dan memanfaatkanmu saja—hingga akhirnya istrinya curiga dan dia akan menyelesaikan semuanya. Meninggalkanmu yang patah hati sendirian. Apakah ini yang kamu inginkan?

Berhubungan dengan pria yang sudah menikah itu hanya sementara. Cintanya padamu nggak akan bertahan lama. Mungkin ia mau dekat denganmu karena ingin coba-coba, tapi setelah beberapa saat, ia akan merasa bosan terhadap hubungannya denganmu. Dia sudah punya istri dan dia akan kembali pada istrinya. Akhirnya, kamu hanya membuang-buang waktu dalam hubungan yang salah.

Ketika kamu mencintai seseorang yang sudah menikah, kamu harus sadar akan risiko buruk yang bisa terjadi. Salah satunya jika sampai keluarganya berantakan karena kehadiranmu, maka selamanya kamu akan dicap buruk sebagai perusak rumah tangga orang. Apakah kamu ingin hidup seperti itu?

Berhentilah menjadi orang egois. Kamu memang memiliki perasaan yang kuat untuknya, tapi ini berpengaruh besar bukan hanya untuk kalian berdua saja. Apalagi jika dia sudah memiliki anak, maka kamu akan membuat keluarganya berada dalam tempat yang buruk juga menempatkan si dia dalam situasi yang mengerikan. Pada akhirnya, kamu harus berhenti karena kamu telah menyakiti banyak orang. Biarkan dia pergi dan menjauhlah sebelum makin banyak orang yang tersakiti.

BACA :   Kerja Keras atau Kerja Cerdas

Sekarang, kamu sudah tahu kalau kamu harus pergi meninggalkannya. Kamu sudah tahu bahwa mencintai orang yang sudah menikah itu nggak bermanfaat untukmu. Jadi, jalan terbaiknya adalah pergi dan move on. Yes, kamu pasti bisa melakukannya!

Kamu cantik dan kamu bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik daripada merebut pria yang sudah beristri. Tatap ke depan dan lihatlah betapa banyak pria yang menunggumu, Bela. Cheer up!

Menjalin hubungan yang hatinya tertuju hanya kepada kita saja tak selalu mudah. Apalagi dengan orang yang hatinya dibagi dua.

Agar langgeng, sebuah hubungan butuh dedikasi, empati dan usaha terus menerus dari kedua belah pihak untuk menjaga ikatan.

Ketika kita main hati dengan seseorang yang sudah menikah, upaya yang harus dilakukan menjadi seribu kali lebih sulit dan kompleks. Menjadi orang ketiga dalam hubungan seseorang tak pernah mudah dan tak akan mudah.

Sebelum mengikuti keinginan hati, ketahui dulu apa saja yang akan kita hadapi saat membuka hati untuk suami orang.

1. Tak akan pernah jadi nomer satu

Kebanyakan orang yang berselingkuh atau menjadi selingkuhan berdalih bahwa hubungan mereka berbeda, bahwa cinta mereka lebih dalam dari orang lain, bahwa si dia lebih mencintai kita dibanding istrinya dan akan segera menceraikannya.

Menurut konselor pernikahan Jessica Raymond, banyak orang memiliki ilusi akan romantisnya hubungan yang dijalin. “Apa pun yang dikhayalkan, jika jatuh cinta dengan orang yang sudah menikah kita hanya akan jadi nomer dua. Kita menjadi cadangan kalau yang pertama tidak berhasil. Jika kita tak masalah dengan itu, tak apa, tapi jangan membohongi diri sendiri,” katanya seperti dikutip dari lovelearning.

Istri dan anak-anaknya akan selalu menjadi pilihan pertamanya. Jika bukan demikian, maka ia sudah lama tidak berstatus menikah.

2. Ia belum tentu menjalin hubungan

Ada banyak alasan mengapa pria yang sudah menikah berselingkuh, tetapi kebanyakan menginginkan seks, memenuhi gairah, dan romantisme, tanpa komitmen. Perselingkuhan menakutkan, sekaligus menggairahkan.

BACA :   Cara Menghapus Kartu Kredit di iPhone dan iPad sebagai Pembayaran

Bila pernikahannya kandas, kita mungkin mengira ia akan segera lari ke pelukan, tapi faktanya tak selalu demikian.

Setelah berstatus lajang lagi, mungkin ia tak akan menganggap kita semenarik sebelumnya. Bisa jadi ia tak mau segera berkomitmen karena trauma dengan hubungan sebelumnya yang berakhir buruk.

Jadi, jangan terlalu berharap tinggi. Perasaan cintanya sebenarnya semu.

3. Tak punya kepastian

Bahkan pernikahan saja tidak bisa memberi kepastian 100 persen. Orang bisa berubah dan cinta bisa pudar. Namun, pernikahan memberi kan lebih banyak rasa aman dibanding hubungan perselingkuhan.

Menjadi orang ketiga berarti kita tak bisa selalu mengandalkan si dia saat menghadapi kesulitan atau sakit. Saat sedang sedih dan butuh teman kita juga tak bisa seenaknya menelepon dan memintanya datang.

4. Dia tak bahagia dan kita tak bisa memperbaikinya

Meski kita merasa hubungan yang terjalin sangat membahagiakan, seksnya memuaskan, tapi pada dasarnya pria yang kita cintai adalah orang yang tidak bahagia.

Efek dari ketidakbahagiaan yang berada di bawah sadarnya itu berpengaruh pada hubungannya dengan kita.

Pahami bahwa ketidakbahagiannya itu berasal dari dirinya dan kita tak bisa menyembuhkan atau mengendalikannya.

“Setiap orang pasti punya masalah, tetapi pria yang sudah menikah dan berselingkuh dari istrinya sudah jelas punya masalah serius. Jika kita menjalin hubungan dengannya, kita ikut terlibat dalam masalahnya,” kata Raymond.

5. Dihantui rasa bersalah Tak peduli seberapa bahagia pasangan kita saat sedang bersama, dalam hatinya pasti akan ada rasa bersalah pada istri dan keluarganya.

Perasaan bersalah bisa menyebabkan mood swing dan keputusan impulsif. Hari ini ia bisa saja menginginkan kita begitu besar, tapi esoknya ia dihantui rasa bersalah dan bersikap dingin.

Rasa bersalah itu juga akan mengejar kita karena kita menyadari buruknya menjalin hubungan dengan pria yang sudah terikat pernikahan.

sudah menikah tapi mencintai suami orang,
mencintai suami orang harus bagaimana,
cara menjauhi suami orang,
mencintai suami orang itu menyakitkan,
cara melupakan suami orang yg kita cintai,
bagaimana kalau jodoh kita suami orang,
cara melupakan suami orang menurut islam,
terlanjur mencintai suami orang,

Apa komentar Anda?

Chat dengan kami
1
Butuh Bantuan?
Hi Hello kami dari Minda Art
Apa yang bisa kami bantu?